Jumat, 19 November 2010

Gambaran Umum Kota Tidore Kepulauan



Kota Tidore Kepulauan merupakan daerah otonom hasil pemekaran wilayah Kabupaten Halmahera Tengah yang secara yuridis diatur dalam Undang-undang Nomor 1 Tahun 2003 tentang Pembentukan Kabupaten Halmahera Utara, Kabupaten Halmahera Selatan, Kabupaten Kepulauan Sula, Kabupaten Halmahera Timur dan Kota Tidore Kepulauan Provinsi Maluku Utara.
Wilayah Kota Tidore Kepulauan meliputi sebagian daratan pulau Halmahera pada bagian Barat dan gugus Pulau Tidore yang secara astronomis berada antara 0°47´20´´ LU – 0°0´12´´LS dan 127°18´15´´ – 127°49´20´´BT.  Berbatasan dengan 5 Kabupaten/Kota, yakni Kota Ternate, Kabupaten Halmahera Barat, Kabupaten Halmahera Timur, Kabupaten Halmahera Tengah dan Kabupaten Halmahera Selatan.  Dengan luas wilayah ±2.793,686 km2 yang terbagi atas daratan ±1.680,295 km2 (60,15%) dan laut ±1.113,391 km2 (39,85%) dengan panjang garis pantai ±219,75 km.
Wilayah administrasi pemerintahan Kota Tidore Kepulauan terbagi atas 8 kecamatan dan 72 kelurahan/desa, dimana sebanyak 52 kelurahan/desa merupakan desa pesisir.  

Tabel 1. Luas Wilayah Daratan Kota Tidore Kepulauan Per Kecamatan

No.
Kecamatan
Luas Wilayah
Jumlah Kel/ Desa
(km2)
(%)
Pesisir
Total
1
Tidore
21,814
1,30
7
11
2
Tidore Selatan
28,598
1,70
8
8
3
Tidore Utara
43,960
2,62
7
12
4
Tidore Timur
32,117
1,91
3
4
5
Oba Utara
237,609
14,14
9
12
6
Oba Tengah
705,841
42,01
4
9
7
Oba
377,619
22,47
9
9
8
Oba Selatan
232,737
13,85
5
7

Jumlah Total
1.680,295
100
52
72

Memiliki 11 buah pulau yang seluruhnya merupakan pulau-pulau kecil (Pulau Tidore, Maitara, Mare, Failonga, Sibu, Woda, Raja, Guratu, Tameng, Joji dan Taba).

Tabel 2. Luas dan Keliling Pulau-pulau Kecil di Kota Tidore Kepulauan
No.
Nama Pulau
Luas
Keliling (km)
Keterangan
km2
Ha
1
Tidore
117,602
11.760,2
47,782
Berpenghuni
2
Mare
6,037
603,7
12,414
Berpenghuni
3
Maitara
2,821
282,1
6,584
Berpenghuni
4
Failonga
0,008
0,8
0,363
Tidak berpenghuni
5
Sibu
0,073
7,3
1,179
Tidak berpenghuni
6
Woda
0,440
44,0
2,628
Tidak berpenghuni
7
Raja
0,188
18,8
1,926
Tidak berpenghuni
8
Guratu
0,198
19,8
1,732
Tidak berpenghuni
9
Tameng
0,381
38,1
2,742
Tidak berpenghuni
10
Joji
0,206
20,1
1,772
Tidak berpenghuni
11
Taba
0,299
29,9
2,419
Tidak berpenghuni
Sumber : Hasil digitasi peta

Iklim wilayah Kota Tidore Kepulauan tidak berbeda dengan iklim di daerah-daerah lainnya di Pulau Halmahera dan sekitarnya yaitu beriklim tropis, yang dipengaruhi oleh angin laut.  Iklim daerah ini sangat dipengaruhi oleh laut Halmahera, laut Seram dan laut Maluku (Bappeda, 2007). Musim angin yang terjadi sangat dipengaruhi oleh angin Barat dan angin Timur/Selatan dan diselingi oleh dua kali masa transisi atau musim pancaroba yang merupakan transisi antara musim Barat ke musim Timur.
Curah hujan yang terjadi sebesar 2.570 – 3.050 mm/tahun, sehingga daerah ini termasuk dalam tipe iklim A atau beriklim basah yang dalam klasifikasi agroklimat termasuk dalam klasifikasi zona E1 dimana bulan basah terjadi dalam 3 bulan per tahun, sedangkan bulan kering berlangsung kurang dari 2 bulan.
Suhu udara rata-rata wilayah Kota Tidore Kepulauan berkisar rata-rata maksimum 31,3°C dan rata-rata minimum 21,2°C, kelembaban rata-rata 83,5%, penyinaran matahari rata-rata 67,5% per tahun, dan tekanan udara rata-rata 1001,9 Bar.

Kependudukan
Jumlah penduduk Kota Tidore Kepulauan adalah 92.164 jiwa yang terbagi atas laki-laki 46.628 jiwa (50,59%) dan perempuan 45.536 jiwa (49,41%). Sebaran penduduk utamanya terkosentrasi di pulau Tidore yang merupakan pusat aktivitas pemerintahan dan perekonomian Kota Tidore Kepulauan.

Tabel 3.      Jumlah Penduduk Kota Tidore Kepulauan Per Kecamatan
No.
Kecamatan
Jml. Laki-laki (Jiwa)
Jml. Perempuan (Jiwa)
Jml. Total (Jiwa)
Persentase (%)
Jml. KK
1
Tidore
10.184
10.202
20.386
22,12
4.618
2
Tidore Utara
7.780
7.820
15.600
16,93
3.212
3
Tidore Selatan
7.068
7.256
14.324
15,54
3.157
4
Tidore Timur
3.827
3.650
7.477
8,11
1.749
5
Oba Utara
5.931
5.582
11.513
12,49
2.628
6
Oba Tengah
3.814
3.444
7.258
7,88
1.564
7
Oba
5.491
5.107
10.598
11,50
2.211
8
Oba Selatan
2.533
2.475
5.008
5,43
1.097

Jumlah
46.628
45.536
92.164
100
20.236
Sumber : Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Tidore Kepulauan, 2008

Jumlah penduduk berdasarkan agama dan kepercayaan masing-masing beragama Islam (86.696 jiwa atau 94,07%), Kristen (4.120 jiwa atau 4,47%), Katolik (89 jiwa atau 0,097%), Hindu (7 jiwa atau 0,008%), Budha (5 jiwa atau 0,005%), Kong Hucu (1 jiwa atau 0,001%) dan penganut kepercayaan sebanyak 1.246 jiwa atau 1,352%.
Jumlah penduduk Kota Tidore Kepulauan berdasarkan pendidikan terbagi atas belum sekolah, tidak/belum tamat SD, tamatan SD, tamatan SLTP, tamatan SLTA, Diploma Dua, Diploma Tiga, Sarjana, Magister, dan Doktoral.
Penduduk Kota Tidore Kepulauan bekerja atau berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), TNI, Kepolisian, Pedagang, Petani Perkebunan, Peternak, Nelayan, Industri, Konstruksi, Transportasi, Karyawan Swasta, Karyawan BUMN/BUMD, Buruh, Tukang Batu/Kayu, Dosen, Guru, Dokter, Bidan, Perawat, Sopir, Wiraswasta, Pensiunan, Mengurus Rumah Tangga, Pelajar dan Mahasiswa, Belum bekerja dan lainnya.

Perekonomian
Sebagai salah satu indikator makro ekonomi, PDRB menunjukkan kemampuan sumberdaya ekonomi untuk menghasilkan suatu barang dan jasa di suatu wilayah. Berdasarkan data PDRB Kota Tidore Kepulauan yang bersumber dari BPS Kota Tidore Kepulauan menunjukkan bahwa nilai PDRB pada tahun 2007 atas dasar harga berlaku adalah 283.861,67 (juta rupiah). Angka tersebut mengalami peningkatan jika membandingkan dengan data PDRB atas harga dasar harga berlaku pada tahun 2005 sebesar 241.198,19 (juta rupiah) dan tahun 2006 sebesar  259.804,74 (juta rupiah). Persentase peningkatan dari tahun 2005 ke 2006 adalah 7,71% dan dari tahun 2006 ke tahun 2007 sebesar 8,49%.
Sementara nilai PDRB Kota Tidore Kepulauan tahun 2007 atas dasar harga konstan adalah  225.850,16 (juta rupiah) yang juga mengalami kenaikan dari dua tahun sebelumnya, yakni tahun 2005 sebesar  201.194,20 (juta rupiah) dan tahun 2006 sebesar 213.082,28 (juta rupiah). Dengan kata lain ada persentase kenaikan di tahun 2006 sebanyak 5,91% dan tahun 2007 sebanyak 5,99%. Adanya trend kenaikan nilai PDRB atas dasar harga konstan ini memperlihatkan bahwa terjadi peningkatan produksi barang dan jasa di Kota Tidore Kepulauan.
Lebih dari separuh nilai PDRB Kota Tidore Kepulauan tahun 2007 atas dasar harga berlaku bersumber dari sektor Pertanian, Peternakan, Kehutanan dan Pertanian, dengan nilai sebesar  144.779,74 (juta rupiah) atau 51% dari total PDRB di tahun tersebut. Sumbangan terbesar dari nilai tersebut bersumber dari subsektor perkebunan sebesar 63.931,73 (juta rupiah) atau 44,16%, disusul secara berturut-turut adalah subsektor tanaman bahan makanan sebesar 41.556,55 (juta rupiah) atau 28,70%, perikanan sebesar 23.030,59 (juta rupiah) atau 15,91%, kehutanan sebesar 13.202,01 (juta rupiah) atau 9,12% dan terkecil dari subsektor peternakan dan hasil-hasilnya yakni 3.058,86 (juta rupiah) atau 2,11%.
   Walau mengalami peningkatan nilai dari tahun 2005 ke tahun 2007, ternyata dari sisi persentase sektor Pertanian, Peternakan, Kehutanan dan Pertanian mengalami trend penurunan, yakni 54,71% (pada tahun 2005), 53,29% (pada tahun 2006) dan 51,00% (pada tahun 2007). Berdasarkan hasil analisa, hanya subsektor perikanan yang mengalami penurunan persentase yakni pada tahun 2005 sebesar 16,20%, tahun 2006 meningkat menjadi 16,80% dan pada tahun 2007 menurun menjadi 15,91%. Fluktuasi ini juga terjadi pada subsektor perkebunan dengan nilai persentase berturut-turut pada kurun waktu 2005-2007 adalah 44,71%, 43,73%, dan 44,15%.

1 komentar:

  1. bergunaaa sekali informasinyaa buat proposal sayaaa


    tenks a lot

    BalasHapus